Pembaca yang budiman...
Kadang kita skizofrenia sedih, kok sekarang bete lagi bete lagi...Kemarin-kemarin kita mengerjakan hal-hal seperti biasa ini, ada semangat dan keasyikannya, namun sekarang kok kesenangan itu hilang...kita lesu, dan jadi kurang bergairah dalam menjalani kehidupan. Jika ini yang dialami pembaca, saya menyarankan cobalah mengerjakan sesuatu hal yang baru...atau sesuatu yang pernah dikerjakan namun telah lama tidak dikerjakan. Contohnya yang saya alami begini...saat itu hari libur, saya bete dan iseng-iseng memainkan hp saya...Ketika saya melihat-lihat fitur hp saya, saya lihat ada radio nya...saya jadi ingat lagi: dulu saya senang mendengarkan radio karena ada bekas kawan SMA (SMU) saya yang sekarang jadi Pembicara di suatu siaran Radio Swasta, tiap hari Jum'at...Saya senang mendengarkannya...Disamping acara yang ia bicarakan, saya juga jadi tertarik "memutar" gelombang-gelombang radio lainnya. Begitulah saya asyik mendengarkan radio. Namun kemudian, berminggu-minggu mendengar radio, luntur juga ketertarikan saya mendengar radio, saya mendengarkan mp3 yang saya beli dan membaca buku-buku yang baru. Nah ketika bete di hari libur itu, kemudian saya melihat radio di hp itu, maka saya asyik kembali mendengar radio...dan...perasaan asyik ini adalah yang kita butuhkan karena setelah gejala positif skizofrenia hilang dengan obat (gejala halusinasi dan delusi), kita harus memerangi gejala negatif yang lebih susah hilang dengan obat, berupa depresi, lack of emotion...yang salah satunya bisa kita perangi dengan adanya rasa asyik didalam jiwa kita...dan mudah-mudahan dengan mengerjakan sesuatu yang baru, atau mengerjakan hal yang telah lama tidak dikerjakan menjadi satu kiat untuk memperoleh keasyikan dalam diri kita sebagai modal untuk beraktifitas, baik ibadah maupun tugas lainnya...Insya Allah...
Senin, 30 April 2012
Senin, 23 April 2012
Kiat Happy/ Ingat Yang Lucu
Pembaca yang budiman...
Kita skizofrenia umumnya bersikap serius, terlalu berpikir dan sensitif...kita sering lack of motivation. Karena terlalu serius, kita gampang stress bila menghadapi suatu keadaan atau tugas kerja yang berat. Sifat dan sikap ini dekat dengan depresi. Karena emosi adalah pilihan (kata banyak orang), daripada memilih untuk stres dan depresi serta malas beraktifitas, maka kita bisa memilih untuk selalu happy dan riang...Kita memilih untuk selalu gembira untuk memerangi kecenderungan kita menjadi depresi. Daripada kita berpikir tentang kecemasan masa depan, ketidak-enak-an hidup, beratnya menjalani hidup, lebih baik kita berpikir tentang yang happy-happy saja. Misalnya mengingat tentang surga yang dijanjikan Allah, masa-masa hidup yang indah/nostalgia, kejadian hidup yang lucu yang kita alami dan sebagainya. Atau mengingat film-film yang lucu seperti Mr. Bean, Forest Gump atau Back To The Future I, II,II atau film-film lainnya yang lucu bagi Pembaca, atau cara-cara lainnya yang sesuai dengan Pembaca...Dengan berusaha menjadi riang, Insya Allah sifat bawaan kita yang gampang depresi dan malas beraktifitas itu bisa kita perangi...Dengan menghadapi dengan riang, Insya Allah hidup menjadi indah dan menyenangkan, segala problem dihadapi dengan semangat dan menyenangkan...Insya Allah...(dan tentunya kita tidak lupa bersyukur kepada Allah...Alhamdulillah...)
Rabu, 18 April 2012
Kiat Cangkok
Pembaca yang baik hati...
Kita skizofrenia sering tak mempunyai emosi...emosi kita datar...kita tanpa motivasi...akhirnya kita sering jadi malas...tak mau beraktifitas...maunya tidur. Apabila ini terjadi, saya sering "mencangkok" perasaan saya waktu SMA (SMU) dengan masa sekarang ini...masa-masa SMA saya adalah masa-masa yang indah, yaitu masa-masa sebelum sakit (saya sakit ketika tingkat II waktu kuliah). Orang-orang berkata bahwa masa SMA adalah masa-masa yang sangat indah, dan ini juga benar-benar saya alami. Sebaliknya masa-masa setelah pertama kali sakit skizofrenia (onset) dan setelahnya, adalah masa tanpa motivasi...dan masa tidak dapat memperoleh kesenangan dari aktifitas yang sebelumnya kita enjoy melakukannya...masa setelah kena skizofrenia adalah masa yang penuh "prahara", depresi dan sebagainya. Untuk menghilangkan perasaan "prahara" skizofrenia ini, saya mengatasinya dengan mencangkok "perasaan-perasaan waktu SMA" ke masa saat ini...ini saya lakukan dengan mendengarkan satu lagu yang membawa saya ingat ke masa SMA itu...dalam hal ini saya mendengarkan lagu Forever Young-nya Alphavile yang sangat ngetop ketika saya SMA...saya dengar berulang-ulang dengan hp saya (saran saya jangan bermacam-macam lagu sekaligus, tapi satu lagu diulang-ulang, karena bermacam-macam lagu membuat perasaan kita campur aduk, tak stabil)...jika bosan dengan lagu ini, maka saya mendengarkan berulang-ulang satu lagu lain lagi yang saya dengar waktu sebelum sakit, misalnya lagu Caravan atau Smooth Criminal-nya Michael Jackson...demikianlah saya mencangkok perasaan saya saat ini dengan masa-masa SMA atau masa-masa sebelum sakit lainnya...dan ini berhasil membuat perasaan saya senang, emosi terisi tidak kosong...(tak lupa dengar lagunya diiringi dengan dzikir Alhamdulillah sebagai rasa syukur kepada Allah dengan enaknya perasaan ini)... sehingga bisa beraktifitas, bekerja mencari uang atau aktifitas lainnya...mudah-mudahan Pembaca juga demikian merasakannya...
Minggu, 15 April 2012
Kiat Berperang Lawan Setan, tiap Detik.
Pembaca yang budiman...
Sebagai seorang biasa/normal
manusia memerlukan semangat untuk menjalani kehidupannya...apalagi dengan kita
skizofrenia...Seorang manusia muslim diperintahkan oleh Allah dalam Al Qur'an
untuk menjadikan setan sebagai musuh...Hikmah dengan adanya setan sebagai musuh
ini sangat besar, kita jadi berjaga-jaga dan berusaha menjauhi bisikannya yang
membawa kepada kelemahan dan kehancuran...Konon metode selalu
menjadikan/mengadakan musuh bagi dirinya ini dijalankan Pemerintah Amerika
Serikat untuk menyatukan negeri nya dari perpecahan karena masalah dalam
negeri. Demikianlah sejak Perang Dunia II, Amerika selalu mengadakan musuh bagi
negaranya yaitu Vietnam, Rusia, dan sekarang Islam. Menjadikan setan sebagai
musuh lebih besar lagi persoalannya bagi kita...karena orang biasa yang normal
saja diganggu oleh setan dalam bisikan-bisikan jahatnya kepada jiwa manusia,
apalagi kita skizofrenia yang memang punya bakat depresi karena ada masalah
dengan dopamin di otak kita...Kita mengalami dua serangan, serangan skizofrenia
dan serangan dari bisikan setan...Umumnya kita lalai dengan kenyataan ini dan
hanya merasakan sindrom skizofrenia saja...Sebenarnya dengan menjadikan setan
sebagai musuh, dan ini kita sadari setiap detik, dan kita membentengi diri kita
dari bisikannya dengan Dzikir atau bacaan-bacaan lainnya dari Al Qur'an, bisa
membuat jiwa kita nyaman dan bersemangat...Menurut Al Qur'an, setan selalu
mengganggu kita dari atas, bawah, kanan, kiri, depan dan belakang kita dan
mengganggu kita dengan was-was dan bisikan-bisikan jahat yang membuat kita
gelisah, cemas dan takut miskin yang mengakibat depresi dan menyebabkan kita
tidak dapat berpikir...Jika kita berdzikir atau membaca Ayat atau Surat Al
Qur'an yang lain, setan menjauh dari kita, karena menurut hadits Nabi bacaan
Dzkir tersebut menusuk-nusuk perut setan sehingga ia menjauh...Dengan
membentengi diri dengan Dzikir dan bacaan Ayat atau Surat Al Qur'an lainnya (yang
mana juga memberi pahala bagi kita) akan turun ketenangan dalam hati dan jiwa,
karena dalam hal ini ikut turun tangan melindungi kita Tuhan Yang Maha Kuasa,
Allah S.W.T. yang tercinta, sesuai dengan janji-Nya dalam AlQur'an...Dengan
jiwa yang tenang Insya Allah kita bisa lebih baik menjalankan aktifitas dan tugas-tugas kehidupan, dalam
rangka ibadah menabung pahala dan mengharapkan Ridho-Nya, sampai akhir menutup
mata, sampai Allah Memanggil kita untuk Kehidupan Abadi nanti...Insya Allah...(Ya
Allah Ampuni dan Sayangilah kami...Amin ya Robbal'alamin)
Kiat Hantam...Lawan...!
Pembaca yang budiman...
Kita skizofrenia sering galau dan
kacau...kita menunggu-nunggu kondisi jiwa yang enak dan nyaman untuk
beraktifitas...jika kondisi tidak nyaman kita menjadi pasif dan malas
beraktifitas...hal ini kurang baik karena menyebabkan waktu kita terbuang...Hal
ini bisa diatasi dengan cara aktif dan proaktif, yaitu: Hantam...dan Lawan
kondisi jiwa yang tak enak tadi. Dengan aktif, kita berjuang mengatasi
kelesuan, kepasifan dan ketidaknyamanan dengan menghantam dan melawannya...Cara
Hantam & Lawan ke-tidak-enak-an ini kita lakukan terus menerus sebagaimana
sindrom skizofrenia terus menerus menyerang kita...Insya Allah dengan
Hantam...Lawan...jiwa kita menjadi bangkit dan berontak dari kelesuan dan
bangkit dari ketidak nyamanan...Dengan cukup mengingatkan diri kita untuk
Hantam & Lawan saja, jiwa kita Insya Allah segera berubah menjadi jiwa yang
kuat, karena segera bangkit dari kelemahan, segera bangkit dari ke-tidak-enak-an dan segera
bangkit dari membiarkan diri "dipermainkan" sindrom
skizofrenia...Insya Allah...Bismillah...
Sabtu, 14 April 2012
Kiat The Brotherhood Touch of Michael Jackson & Jermaine Jackson
Pembaca yang budiman...
Sering kita merasa otak kita
jenuh...kita merasa otak kita lemah...kita merasa otak dan pikiran kita
mengalami demensia predok (kemunduran)...kita sudah berusaha menghilangkan
kelemahan otak kita...berjalan-jalan sudah kita lakukan, namun kelemahan dan
kejenuhan otak yang kita rasakan tidak hilang...lebih-lebih lagi bagi kita yang
mencari rezeki dengan menggunakan otak/mahasiswa yang harus belajar, kita
merasa "lumpuh" dalam kehidupan ini...Jika ini yang dialami pembaca,
ada satu usul yang ingin saya sampaikan yang telah ampuh bekerja pada saya,
yaitu cobalah mengisi pikiran dan perasaan kita dengan mengingat dan mendengarkan
lagu-lagu our brother moslem kita (ditengah simpang siur beritanya, mudah2an ia
benar-benar telah menjadi moslem) brother kita Michael Jackson dan Jermaine
Jackson. Michael Jackson yang Superstar itu bila dikenang dan di dengar lagunya,
bisa menyentuh perasaan tumpul skizofrenia kita dan meng-enak-an pikiran kita.
Kita bangga karena karena perasaan bangga seorang fans umumnya. Juga terutama karena Michael Jackson & Jermaine Jackson seorang moslem, kita merasakan
moslem brotherhood, persaudaraan muslim yang mengindahkan perasaan. Ini membuat
jiwa kita senang. Dan Almarhum Brother
Moslem Michael Jackson bersama sang Kakak Jermaine Jackson membuat kita bangga,
bahkan bisa melintas waktu sampai akhirat
jika kita diizinkan Allah nanti, yaitu Insya Allah kita bisa bertemu dengan
mereka di Pasar Di Surga, karena kata Rasulullah Para Penghuni Surga akan
berkumpul tiap hari Jum'at di Pasar di Surga, dimana mereka menceritakan
pengalaman mereka waktu di dunia dahulu di Pasar Surga itu. Mengingat hal ini
dan mendengarkan lagu-lagu Almarhum Michael Jackson (di lain waktu kita iringi dengan dzikir Insya Allah), cukup ampuh bagi saya sebagai
salah satu cara untuk menghilangkan pikiran jenuh dan perasaan lemah
pikiran...mudah-mudahan demikian juga bagi pembaca. Tapi mudah-mudahan kiat ini terlihat idenya, yaitu kiat mem-fresh-kan pikiran dengan keinginan bertemu dengan orang yang kita kagumi atau kita cintai di Surga nanti Insya Allah dengan izin Allah...keinginan dimensi akhirat untuk mem-fresh-kan pikiran kita yang jenuh di dunia ini...
Selasa, 10 April 2012
Kiat Oxygen
Pembaca yang budiman...
Kesusahan kita skizofrenia adalah pikiran kita hampir selalu tidak fokus...kita sukar berkonsentrasi mengerjakan sesuatu...pikiran yang tidak fokus ini menyebabkan perasaan kita gelisah. Tom Hank dalam suatu film pernah mengeluh kepada temannya ketika ditanya apa yang menyusahkannya, dijawab Tom Hank dalam film itu:" I can not think ". Demikianlah malangnya bagi kita skizofrenia karena kita hampir selalu tidak dapat berfikir, karena kita tidak fokus...pikiran kita "berkabut", tidak tajam, butek...Pikiran kita berputar-putar, menyebabkan perasaan gelisah, tidak PD, dan melamun serta kadang menangisi nasib.
Sebenarnya pembaca yang budiman, semua hal ini dikarenakan otak kita tidak bekerja dengan baik...Jika demikian, ada salah satu cara untuk mengatasinya, yaitu dengan mensuplai oxygen ke otak kita. Caranya mudah: duduklah di kursi yang ada sandarannya...lalu pejamkan mata...kemudian hiruplah udara melalui hidung...dan rasakan oxygen "menjalar" ke syaraf-syaraf otak kita...hirup udara dan rasakan oxygen menjalar ke otak...demikian berkali-kali sampai otak enak diajak berpikir...Jika insya Allah otak sudah enak berpikir, ketika otak sudah "terang", dan ketika kita jadi Percaya Diri karena bisa menggunakan akal dan pikiran yang tajam, maka bekerjalah: belajar bagi mahasiswa atau cari uang (plus sampingan) bagi kita yang karyawan, karena "life goes on", kehidupan berlangsung terus...Bismillah...
Langganan:
Postingan (Atom)